AMURANG, 30 JULI 2026 – PT BPD Sulawesi Utara Gorontalo (Bank SulutGo) terus mengakselerasi perluasan literasi dan inklusi keuangan hingga ke pelosok daerah. Hari ini, Kamis (30/7), bekerja sama dengan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan BRI, Bank SulutGo sukses menyelenggarakan kegiatan Gerakan Nasional Cerdas Keuangan (GENCARKAN) Tahun 2026 yang berlangsung di Kabupaten Minahasa Selatan. Rangkaian kegiatan kali ini difokuskan pada penguatan kapasitas finansial kelompok petani, pengurus kelompok tani (poktan), serta pelaku usaha agribisnis lokal.
Agenda strategis ini dihadiri langsung oleh Bupati Minahasa Selatan, Bapak Franky Donny Wongkar, S.H.; Direktur Operasional Bank SulutGo, Ibu Louisa Parengkuan; Asisten Manager Divisi Pengawasan Perilaku Pelaku Usaha Jasa Keuangan, Edukasi, Pelindungan Konsumen, dan Layanan Manajemen Strategis (PEPK & LMS) OJK SulutGo, Bapak Ahmad Rudy Prasetya dan Ibu Nathania Theresia; Pemimpin Bank SulutGo Kantor Cabang Amurang, Ibu Fitri Tuwaidan; Pemimpin Kantor Cabang Pembantu (KCP) BRI Amurang, Bapak Arman Handrianel; serta jajaran pimpinan daerah meliputi Asisten I, Asisten II, dan Asisten III Pemerintah Kabupaten Minahasa Selatan.
Acara dibuka secara resmi oleh Bupati Minahasa Selatan, Bapak Franky D. Wongkar, S.H. Dalam sambutannya, Bupati memberikan apresiasi yang tinggi atas inisiatif kolaboratif antara OJK, Bank SulutGo, dan BRI. Beliau menegaskan bahwa sektor pertanian merupakan tulang punggung ekonomi Minsel, sehingga peningkatan pemahaman pengelolaan keuangan bagi para petani sangat krusial untuk menjaga stabilitas ekonomi keluarga tani serta membentengi masyarakat dari ancaman kejahatan keuangan digital seperti pinjaman online (pinjol) ilegal dan investasi bodong.
Direktur Operasional Bank SulutGo, Ibu Louisa Parengkuan, dalam sambutannya menyampaikan komitmen BSG sebagai Campaign Manager GENCARKAN tingkat Provinsi untuk menghadirkan solusi finansial yang nyata dan mudah diakses oleh sektor pertanian. BSG hadir tidak hanya membawa materi edukasi perencanaan keuangan hasil panen, melainkan juga mendekatkan layanan transaksi Digital Bank SulutGo di wilayah pedesaan serta memberikan kemudahan permodalan melalui Kredit Usaha Rakyat (KUR) Pertanian BSG berbunga rendah.
Sesi edukasi interaktif dibawakan oleh tim OJK SulutGo, Bapak Ahmad Rudy Prasetya dan Ibu Nathania Theresia, yang membedah strategi pemisahan keuangan usaha tani dengan kebutuhan rumah tangga serta pentingnya aspek perlindungan konsumen. Sinergi ini diperkuat oleh keterlibatan aktif mitra perbankan dari BRI KCP Amurang yang diwakili oleh Bapak Arman Handrianel demi mendorong ekosistem keuangan terintegrasi di Minahasa Selatan.
Melalui kolaborasi yang kokoh antara Pemerintah Kabupaten Minahasa Selatan, OJK, Bank SulutGo, dan perbankan jejaring, diharapkan kesejahteraan para petani Minsel makin meningkat, menuju masyarakat agraris yang mandiri, cerdas, dan tangguh secara finansial.