
REVINO M. PEPAH
Direktur Utama
Warga Negara Indonesia, Lahir di Manado pada 22 Mei 1965, dan berdomisili di Manado. Beliau meraih gelar Sarjana Ekonomi dari Universitas Sam Ratulangi pada tahun 1989 dan menyelesaikan pendidikan Magister Manajemen di Universitas Sam Ratulangi pada tahun 2001. Penunjukan beliau sebagai Direktur Utama PT Bank Pembangunan Daerah Sulawesi Utara Gorontalo (Bank SulutGo) ditetapkan berdasarkan Akta RUPS Luar Biasa No. 06 tanggal 18 Maret 2021 dan telah memperoleh persetujuan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) sesuai Surat Nomor KEP-98/D.03/2021 tanggal 16 Juli 2021. Pengangkatan tersebut efektif sejak RUPS Tahunan 2021 hingga ditutupnya RUPS Tahunan 2026 untuk periode jabatan pertama (2021–2026).
Sebelum menjabat sebagai Direktur Utama, beliau memiliki rekam jejak kepemimpinan yang panjang di Bank SulutGo, antara lain sebagai Direktur Umum (2016–2021), Group Head Operasional (2014–2016), Pemimpin Divisi Perencanaan (2012–2014), Pemimpin Divisi Kredit (2010–2011), serta Pemimpin Divisi Umum (2009–2010). Pengalaman karir yang komprehensif ini membekali beliau dengan keahlian mendalam di bidang manajemen dan operasional perbankan, perencanaan bisnis, pengelolaan kredit, serta kepemimpinan strategis. Pengalaman panjangnya dalam berbagai posisi manajerial hingga Direktur Utama di BSG didukung oleh kompetensi manajemen risiko perbankan, sehingga mampu mengarahkan kebijakan dan pengelolaan bank secara efektif dan prudent.
Untuk mendukung efektivitas kepemimpinan dan pelaksanaan tata kelola perusahaan yang baik (Good Corporate Governance), beliau memegang Sertifikasi Manajemen Risiko Perbankan Jenjang 7 dari Lembaga Sertifikasi Profesi Perbankan (LSPP) yang diperoleh pada tahun 2024. Beliau tidak memiliki hubungan keuangan, kepemilikan saham, maupun hubungan kekeluargaan dengan anggota Direksi lainnya, anggota Dewan Komisaris, atau Pemegang Saham Pengendali, serta tidak memiliki saham secara langsung pada Bank.

Warga Negara Indonesia, lahir di Pekalongan pada 22 Juni 1967, dan berdomisili di Banten. Beliau menjabat sebagai Direktur Kepatuhan PT Bank Pembangunan Daerah Sulawesi Utara Gorontalo (Bank SulutGo) sejak Februari 2026. Pengangkatan beliau didasarkan pada keputusan RUPS-LB/Keputusan Pemegang Saham pada tanggal 10 Februari 2026 dan Keputusan Anggota Dewan Komisioner OJK Nomor KEPR-171/D.03/2026. Beliau menyelesaikan pendidikan Diploma III Manajemen Keuangan dan Perbankan di PERBANAS Jakarta pada tahun 1990 dan meraih gelar Sarjana Ekonomi (S1) Jurusan Manajemen dari Universitas Bandar Lampung pada tahun 1995.
Mutesa Holdin memiliki rekam jejak karier yang solid dan pengalaman ekstensif selama lebih dari tiga dekade di industri perbankan nasional, khususnya dalam bidang operasional kredit, manajemen risiko, serta kontrol kepatuhan. Beliau mengawali kariernya di PT BPD Lampung (1990), dilanjutkan di PT Bank Duta (1990–2000), sebelum akhirnya mengabdikan karier profesionalnya di PT Bank Mega, Tbk. sejak tahun 2000 hingga Februari 2026. Selama di PT Bank Mega, Tbk., beliau dipercaya menduduki berbagai posisi strategis tingkat eksekutif, antara lain sebagai Reconcile MOJF Dept Head (2003–2007), Credit Control & Credit Monitoring Supervisi Dept Head (2007–2013), SME Operations & Control Head (2013–2014), hingga jabatan terakhirnya sebagai Centralized Credit Operations Head (CCOP-Head) (2014–2026).
Guna menunjang efektivitas pelaksanaan tugas dan tanggung jawab kepemimpinannya, beliau secara berkelanjutan memperbarui kompetensi profesional melalui berbagai program pelatihan dan sertifikasi. Beliau telah meraih Pembekalan Jenjang/Kualifikasi 7 Manajemen Risiko Perbankan dari LSPP/Bank Mega (2024), Refreshment Program Jenjang 7 Risk Appetite Framework dari BARA (2025), serta Pembekalan Sertifikasi Sistem Pembayaran Subbidang Pengelolaan Transfer Dana Kualifikasi 6 (2024). Beliau memiliki keahlian utama (core expertise) di bidang credit operation & control, manajemen risiko perbankan, sentralisasi proses operasional, serta efisiensi tata kelola perbankan. Dalam struktur tata kelola Perusahaan, beliau tidak memiliki rangkap jabatan di perusahaan atau lembaga lain, serta tidak memiliki hubungan keuangan, kepengurusan, maupun hubungan kekeluargaan dengan anggota Dewan Komisaris lainnya, anggota Direksi, atau Pemegang Saham Pengendali.

Warga Negara Indonesia, lahir di Manado pada 18 September 1969, dan berdomisili di Manado, Sulawesi Utara. Beliau menjabat sebagai Direktur Kredit PT Bank Pembangunan Daerah Sulawesi Utara Gorontalo (Bank SulutGo) sejak Februari 2026. Pengangkatan beliau didasarkan pada keputusan RUPS-LB/Keputusan Pemegang Saham pada tanggal 10 Februari 2026 dan Keputusan Anggota Dewan Komisioner OJK Nomor KEPR-173/D.03/2026. Beliau meraih gelar Sarjana Ekonomi (S1) Jurusan Manajemen dari Fakultas Ekonomi Universitas Sam Ratulangi, Manado pada tahun 1992, serta menyelesaikan pendidikan Magister Manajemen (S2) di universitas yang sama pada tahun 2012.
Esther Caesarina Rampengan memiliki rekam jejak karier yang kokoh dan pengalaman ekstensif selama lebih dari 30 tahun di industri perbankan nasional, khususnya dalam bidang manajemen kredit, pemasaran bisnis, hingga kepemimpinan operasional wilayah. Beliau mengawali karier profesionalnya di PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk pada tahun 1994 dan secara konsisten dipercaya memegang berbagai posisi strategis manajerial dan eksekutif di Bank BNI, antara lain sebagai Pemimpin Kantor Cabang Utama Manado (2016–2017), Pemimpin Sentra Kredit Menengah Manado, Regional Credit Officer Small Kantor Wilayah 11 (2020–2021), Regional Business, Transaction & Digital Dev Department Head (2023–2024 & 2025), serta Pgs. Area Head Kantor Wilayah 11 (2024–2025), sebelum menyelesaikan masa purna tugasnya di BNI pada Oktober 2025.
Dalam rangka memperkuat kompetensi kepemimpinan dan manajemen risiko perbankan, beliau secara berkelanjutan mengikuti berbagai program pengembangan profesional. Pada tahun 2026, beliau telah menyelesaikan Sertifikasi Kualifikasi 7 Manajemen Risiko Perbankan dari Badan Sertifikasi Manajemen Risiko (BSMR), serta sebelumnya memperoleh sertifikasi Metodologi Pelatihan Okupasi Instruktur KKNI Level 4 dari Indonesia Training Consultant (ITRAC) pada tahun 2025. Beliau memiliki keahlian utama (core expertise) di bidang analisis dan ekspansi kredit (retail, kecil, dan menengah), pengelolaan loan at risk, strategi bisnis digital & transaksi perbankan, serta tata kelola operasional kantor cabang. Dalam struktur tata kelola Perusahaan, beliau tidak memiliki rangkap jabatan di perusahaan atau lembaga lain, serta tidak memiliki hubungan keuangan, kepengurusan, maupun hubungan kekeluargaan dengan anggota Dewan Komisaris lainnya, anggota Direksi, atau Pemegang Saham Pengendali.

Warga Negara Indonesia, berusia 61 tahun, dan berdomisili di Manado. Beliau menjabat sebagai Direktur Umum PT Bank Pembangunan Daerah Sulawesi Utara Gorontalo (BSG) berdasarkan Akta RUPS Luar Biasa No. 06 tanggal 18 Maret 2021 dan telah memperoleh persetujuan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) sesuai Surat No. KEP-12/D.03/2022 tanggal 27 Januari 2022. Masa jabatan beliau berlaku efektif sejak RUPS Tahunan 2021 hingga ditutupnya RUPS Tahunan 2026 untuk periode jabatan pertama (2021–2026). Beliau memperoleh gelar Sarjana (S1) Ekonomi dari Universitas Kristen Satya Wacana Salatiga pada tahun 1988 serta gelar Magister Manajemen (S2) dari Universitas Sam Ratulangi pada tahun 2024.
Joubert R.J. Dondokambey memiliki rekam jejak karier dan pengalaman yang luas di industri perbankan nasional. Memulai karier profesional di Bank Mandiri, beliau pernah mengemban berbagai amanah strategis, antara lain di unit Micro Business District Center (2011) dan Business Development Unit Bank Mandiri Area (2011–2012). Beliau kemudian bergabung dengan BSG sebagai Staf Ahli Bidang Perkreditan (2015–2017) dan selanjutnya dipercaya menjabat sebagai Pemimpin Divisi Umum BSG selama periode 2017–2021 sebelum diangkat menjadi Direktur Umum.
Guna menunjang efektivitas pelaksanaan tugas dan tanggung jawabnya, beliau senantiasa memperbarui kompetensi profesional melalui berbagai program pelatihan dan sertifikasi. Beliau telah mengantongi Sertifikasi Manajemen Risiko Perbankan Jenjang 7 dari Badan Sertifikasi Manajemen Risiko (BSMR) pada tahun 2024 serta aktif mengikuti program seminar dan pelatihan berkelanjutan sepanjang tahun 2025. Beliau memiliki keahlian utama di bidang manajemen sumber daya manusia, pengelolaan administrasi umum, serta pengembangan bisnis perbankan. Dalam struktur tata kelola Perusahaan, beliau tidak memiliki rangkap jabatan di perusahaan/lembaga lain serta tidak memiliki hubungan keuangan, kepemilikan saham, maupun hubungan kekeluargaan dengan anggota Dewan Komisaris, anggota Direksi lainnya, atau Pemegang Saham Pengendali.

Warga Negara Indonesia, Lahir di Airmadidi pada 05 Agustus 1969, dan berdomisili di Manado. Beliau diangkat pertama kali sebagai Direktur Operasional PT Bank Pembangunan Daerah Sulawesi Utara Gorontalo berdasarkan Akta RUPS Luar Biasa No. 06 tanggal 18 Maret 2021 dan persetujuan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) melalui Surat No. KEP-101/D.03/2021 tanggal 16 Juli 2021. Pengangkatan tersebut efektif sejak RUPS Tahunan 2021 untuk periode masa jabatan pertama (2021–2026) hingga ditutupnya RUPS Tahunan pada tahun 2026. Beliau meraih gelar Sarjana (S1) Manajemen dari STIE Manado pada tahun 2003.
Beliau memiliki rekam jejak karir yang panjang dan luas di industri perbankan, khususnya di lingkungan PT Bank Pembangunan Daerah Sulawesi Utara Gorontalo. Sebelum mengemban amanah sebagai Direktur Operasional, beliau pernah dipercaya memegang sejumlah posisi strategis, di antaranya sebagai Pemimpin Satuan Kerja Audit Intern (SKAI) (2020–2021), Pemimpin Divisi Kredit Konsumer (2017–2020), Wakil Pemimpin Divisi Treasuri (2012–2017), Pemimpin Cabang Calaca (2011–2012), serta Pemimpin Cabang Amurang (2007–2010).
Guna menunjang efektivitas pelaksanaan tugas dan tanggung jawabnya, beliau secara berkelanjutan memperbarui kompetensi profesionalnya, salah satunya melalui kepemilikan Sertifikasi Manajemen Risiko Perbankan Jenjang 7 yang diselenggarakan oleh Badan Sertifikasi Manajemen Risiko (BSMR) pada tahun 2024, serta aktif mengikuti berbagai program pelatihan dan seminar sepanjang tahun 2025. Beliau tidak memiliki rangkap jabatan di perusahaan atau lembaga lain, tidak memiliki saham secara langsung pada Bank, serta tidak memiliki hubungan keuangan, kepengurusan, maupun kekeluargaan dengan anggota Dewan Komisaris lainnya, anggota Direksi, ataupun Pemegang Saham Pengendali. Dengan keahlian mendalam di bidang operasional perbankan, pengelolaan kredit konsumer, dan manajemen jaringan kantor cabang, beliau senantiasa memastikan seluruh kegiatan operasional Bank berjalan secara efektif, terkontrol, dan patuh pada prinsip kehati-hatian (prudent banking)