GORONTALO - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Pusat bersama Tim Percepatan Access Keuangan Daerah (TPAKD) menyelenggarakan Workshop Penguatan Peran Industri Penjaminan dalam Mendukung Pengembangan UMKM di Provinsi Gorontalo serta Rapat Koordinasi / HLM TPAKD Tahun 2026 se-Provinsi Gorontalo. Acara strategis ini dilangsungkan di Ruang Dulohupa Lantai 3, Kantor Gubernur Gorontalo pada Kamis, 29 Oktober 2026.
Kegiatan penting ini dihadiri oleh sejumlah tokoh penting tingkat nasional dan daerah, di antaranya Direktur Pengembangan Perasuransian, Penjaminan, dan Dana Pensiun (PPDP) OJK Pusat Bpk. Insan Hasani, Kepala Direktorat Pengembangan Perasuransian, Penjaminan dan Dana Pensiun OJK Pusat Ibu Dyah Kristina Puguh, serta Kepala OJK Sulawesi Utara dan Gorontalo (SulutGo) Bpk. Robert Sianipar.
Hadir pula mewakili pemerintah daerah setempat yaitu Sekretaris Daerah Provinsi (Sekprov) Gorontalo, Sekretaris Daerah Kabupaten Gorontalo, serta para perwakilan kepala daerah dari kabupaten dan kota se-Provinsi Gorontalo.
Sebagai salah satu narasumber utama dalam workshop tersebut, PT Bank Pembangunan Daerah Sulawesi Utara Gorontalo (Bank SulutGo) diwakili oleh Pemimpin Divisi Operasional & Layanan, Bpk. Nasrudin Herlambang. Dalam pemaparannya, beliau mengupas tuntas topik strategis mengenai "Pembiayaan UMKM dan Pemanfaatan Skema Penjaminan".
Bpk. Nasrudin Herlambang menjelaskan bahwa peran perbankan, khususnya Bank SulutGo, sangat krusial dalam menggerakkan roda perekonomian kerakyatan melalui perluasan akses pembiayaan yang inklusif bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).
"Bank SulutGo terus berkomitmen untuk memperkuat pembiayaan UMKM secara berkelanjutan. Melalui optimalisasi pola kerja sama yang erat dengan industri penjaminan, kita dapat memitigasi risiko kredit sekaligus memperluas jangkauan pembiayaan bagi pelaku usaha di daerah yang selama ini belum bankable," ujar Bpk. Nasrudin dalam sesi materinya.
Lebih lanjut, paparan tersebut juga menyoroti berbagai tantangan riil dalam pembiayaan UMKM di lapangan—mulai dari keterbatasan agunan hingga mitigasi risiko bisnis—serta bagaimana skema penjaminan bersama perusahaan penjaminan dapat menjadi solusi ampuh untuk menjawab tantangan tersebut. Langkah ini sejalan dengan Fase II implementasi Peta Jalan Pengembangan dan Penguatan Industri Penjaminan Indonesia Tahun 2024-2028 yang didorong oleh OJK.
Rangkaian acara yang dirangkaikan dengan Rapat Koordinasi TPAKD se-Provinsi Gorontalo ini menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor antara regulator, perbankan, perusahaan penjaminan, dan pemerintah daerah. Kehadiran para pimpinan daerah tingkat kabupaten/kota menunjukkan keseriusan bersama dalam mempercepat akses keuangan daerah guna meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan mendorong pertumbuhan ekonomi regional di Gorontalo.
Melalui workshop dan forum HLM TPAKD 2026 ini, sinergi antara Bank SulutGo, OJK, dan pemerintah daerah diharapkan semakin solid dalam melahirkan kebijakan serta terobosan inovatif yang berpihak pada kemajuan dan kemandirian UMKM di Provinsi Gorontalo.